MEMBANGUN KULTUR SEKOLAH (Menuju Pendidikan Berbasis Iman dan Takwa)

Kamaruddin Hasan

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 198 pages)

Abstrak

Buku ini membahas kultur sekolah dengan satu tawaran yang jelas. Bagaimana bila kultur sekolah dibagun dari landasan iman dan takwa, dengan landasan tersebut sekolah akan menjadi “cahaya” menerangi kehidupan seluruh yang ada di sekolah itu. Gagasan ini bukan gagasan yang baru, tetapi selalu menarik untuk dikaji, halnya karena kultur sekolah berhubungan langsung dengan kualitas pendidikan Indonesia secara umum. Memang dalam beberapa tahun terakhir pembicaraan tentang kultur sekolah mulai menjadi trend seiring penguatan pendidikan karakter di sekolah. Upaya ini oleh pemerintah cukup dirasakan manfaatnya, bahkan diharapkan dapat menjadi pola baru untuk dunia pendidikan di Indonesia. Upaya membangun kultur sekolah dengan iman dan takwa sebagaimana ditawarkan penulis buku ini tidak terlepas dari kesadaran seluruh pihak baik internal maupun ekternal sekolah. Secara garis besar, prosesnya dapat melalui tahapan berikut; (1) Mengidentifikasi nilai-nilai dari sistem nilai iman dan takwa, oleh unsur-unsur anggota komunitas sekolah (Kepala Sekolah, komite sekolah, guru, peserta didik, pegawai sekolah) yang disesuaikan dengan Rencana Strategis Pengembangan Sekolah. (2) Membentuk komitmen bersama untuk mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut dalam berpikir, bersikap, berucap dan bertindak se hari-hari di lingkungan sekolah. (3) Mengaktualisasikan komitmen tersebut dalam bentuk penetapan standar/kriteria/prosedur pelaksanaan tugas, proses pembelajaran, interaksi kedinasan/pribadi, pelayanan internal/eksternal dan penataan lingkungan fisik sekolah. (4) Mensosialisasikan standar/kriteria/prosedur tersebut secara terus menerus dalam berbagai kegiatan dan media komunikasi yang ada di lingkungan sekolah, yang mengarah pada pembiasaan kehidupan semua anggota komunitas sekolah melalui proses internalisasi (penyerapan dan pemaknaan dalam diri pribadi-pribadi) dan proses institusionalisasi (pelembagaan) sehingga menjadi tradisi bersama, dan terakhir (5) Memelihara dan mengembangkan tradisi yang terwujud.

Metrik

  • 42 kali dilihat
  • 38 kali diunduh

Penerbit

Universitas Negeri Makassar
Universitas di Makassar, Indonesia • 258 publikasi